kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.944.000   28.000   0,96%
  • USD/IDR 16.903   -15,00   -0,09%
  • IDX 8.269   -5,52   -0,07%
  • KOMPAS100 1.163   -0,01   0,00%
  • LQ45 836   1,26   0,15%
  • ISSI 295   -1,10   -0,37%
  • IDX30 438   1,02   0,23%
  • IDXHIDIV20 522   2,18   0,42%
  • IDX80 130   0,01   0,01%
  • IDXV30 144   -0,01   -0,01%
  • IDXQ30 140   0,65   0,47%

Bursa Asia Terkoreksi Jumat (20/2), Ikuti Wall Street di Tengah Ketegangan AS-Iran


Jumat, 20 Februari 2026 / 07:37 WIB
Bursa Asia Terkoreksi Jumat (20/2), Ikuti Wall Street di Tengah Ketegangan AS-Iran
ILUSTRASI. Bursa Asia - Saham Kuala Lumpur Malaysia (REUTERS/Olivia Harris)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pasar Asia-Pasifik bergerak beragam pada Jumat (20/2/2026), setelah ketiga indeks utama Wall Street ditutup melemah semalam di tengah tekanan pada saham private credit serta meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Prospek serangan terhadap Iran meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mengambil keputusan dalam 10 hari ke depan terkait kemungkinan aksi militer terhadap Teheran.

Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Siapkan Capex Rp 12 Triliun di Tahun 2026

Harga minyak melonjak merespons perkembangan tersebut. Minyak mentah AS naik US$1,24 atau 1,9% menjadi US$66,57 per barel. Sementara itu, patokan global Brent menguat US$1,31 atau 1,86% ke level US$71,66 per barel.

Jepang dan Korea Selatan

Di Jepang, investor mencermati data inflasi Januari yang menunjukkan inflasi utama turun di bawah target 2% Bank of Japan untuk pertama kalinya dalam 45 bulan.

Mengutip data CNBC, indeks Nikkei 225 turun 1,04%, sedangkan Topix melemah 1,12%.

Di Korea Selatan, Kospi justru naik 0,66%, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun tipis 0,19%.

Baca Juga: Harga Saham Bank Blue Chip Merosot Karena BI Rate Tak Turun, Pilih Beli / Jual?

China dan Australia

Bank sentral China dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga Loan Prime Rate (LPR) dengan suku bunga tenor satu tahun saat ini berada di 3% dan tenor lima tahun di 3,5%.

Namun, pasar saham China daratan dan Hong Kong masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,2% pada awal perdagangan.

Baca Juga: Strategi Selamat Sempurna (SMSM) Hadapi Momentum Ramadan-Lebaran 2026

Wall Street Tertekan

Semalam di AS, saham private credit dan perangkat lunak mengalami tekanan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,54%, S&P 500 melemah 0,28%, dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,31%.

Ketegangan geopolitik yang meningkat serta lonjakan harga minyak menjadi faktor utama yang membebani sentimen pasar global.

Selanjutnya: FIFA: Tiket Piala Dunia 2026 Diserbu Dunia, 508 Juta Permintaan dalam 4 Minggu

Menarik Dibaca: Simak 3 Rekomendasi Saham Pilihan dari Mirae Sekuritas Hari Ini (20/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×