kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BII tawarkan bunga obligasi hingga 11,35%


Selasa, 01 Juli 2014 / 13:24 WIB
ILUSTRASI. Semur Hati Ayam Pedas yang bikin nagih (Dok/Bango)


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) menetapkan bunga untuk obligasi subordinasi (subdebt) sebesar 11,35% dan imbal hasil sukuk setara dengan 8,24%. Adapun, pendapatan bagi hasil yang ditawarkan sebesar Rp 93,5 miliar setiap Rp 1 miliar per tahun.

BNII akan menerbitkan obligasi dengan total nilai Rp 4 triliun. Obligasi berkelanjutan (PUB) ini terdiri subdebt dan sukuk mudharabah. Masing-masing bernilai emisi Rp 3 triliun dan Rp 1 triliun. Pada tahap pertama, perseroan akan menerbitkan subdebt senilai Rp 1,5 triliun dan sukuk sebesar Rp 300 miliar.

Obligasi subordinasi yang akan diterbitkan memiliki jangka waktu tujuh tahun. Sedangkan sukuk mudharabah memiliki tenor tiga tahun.
Subdebt BNII memiliki rating AA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan AA dari PT Fitch Ratings Indonesia. Adapun, sukuk mudharabah nya berating AAA, baik dari Pefindo maupun Fitch.

Dana hasil penerbitan subdent ini akan digunakan untuk ekspansi kredit perseroan. Begitu juga dengan sukuk mudharabah yang akan digunakan untuk menyalurkan pembiayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×