kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

BI rate bagaikan obat kuat bagi rupiah


Kamis, 13 Februari 2014 / 17:51 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan harga komoditas logam masih dihantui oleh berbagai sentimen negatif. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pd/18


Reporter: Yuliani Maimuntarsih | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Awan cerah kembali menyelimuti rupiah. Di pasar spot hari ini, kamis (13/2), rupiah menunjukkan kebolehan dan menguat 0,89% menjadi Rp 11.980 per dolar Amerika Serikat (AS). Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia turun 0,34% menjadi Rp 12.073.

Head of Research Divisi Tresuri BNI, nurul Eti Nurbaeti bilang, sentimen positif yang membuat rupiah menguat adalah, keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga BI rate di posisi 7,5%.

Menurutnya harga rupiah masih akan terus menguat, selama belum ada rilis data AS yang sangat berpengaruh terhadap mata uang dunia. Pergerakan pasar modal yang belum pasti juga pemicu penguatan rupiah akhir-akhir ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×