kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BI membeli SUN untuk menjaga rupiah


Kamis, 22 September 2011 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Taksi online yang nota bene pelat hitam dipastikan tidak akan mendapatkan jatah promo Program Langit Biru Pertamina. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Menjaga rupiah tak merosot lagi ke level yang lebih rendah, Bank Indonesia kembali mengintervensi pasar dengan membeli Surat Utang Negara (SUN).

"Selain membeli secara bilateral di pasar sekunder seperti selama ini, BI hari ini juga membeli SUN melalui lelang," kata Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo, Kamis (22/9).

Ia mengungkapkan target indikatif lelang sebesar Rp 5 triliun. Adapun bidding yang masuk sebesar Rp 2,297 triliun sementara yang terserap sebesar Rp 1,74 triliun.

Kepala Biro Humas BI Difi Johansyah menambahkan intervensi yang dilakukan BI hari ini dalam denominasi rupiah, namun tidak mengambil dari cadangan devisa.

"Dari lelang SUN hari ini terlihat tidak banyak yang mau lepas SUN. Kepercayaan terhadap SUN masih tinggi," kata Difi.

Hari ini rupiah dibuka pada Rp 8.900 per dollar AS. Rupiah sempat melemah pada level Rp 9.100 per dollar AS dan ditutup pada Rp 8.760 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×