kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Bergantung pada Stabilitas Politik dalam Negeri, Simak Proyeksi IHSG Senin (1/9)


Minggu, 31 Agustus 2025 / 12:55 WIB
Bergantung pada Stabilitas Politik dalam Negeri, Simak Proyeksi IHSG Senin (1/9)
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (25/8/2025). pada akhir perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (29/8) IHSG parkir di zona merah. Indeks ditutup anjlok 121,59 poin atau 1,53% ke 7.830,49 KONTAN/Cheppy A. Muchlis/25/08/2025


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (1/9/2025) besok masih akan bergantung pada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan stabilitas politik dalam negeri.

Asal tahu saja, pada akhir perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (29/8) IHSG parkir di zona merah. Indeks ditutup anjlok 121,59 poin atau 1,53% ke 7.830,49. Dalam sepekan, IHSG turun 0,36%. 

Baca Juga: Valuasi IHSG Menarik, Dana Asing Terus Masuk ke Pasar Saham Indonesia

Arus dana asing keluar tercatat mencapai Rp 1,12 triliun di seluruh pasar sepekan lalu. Meskipun begitu, arus dana asing masuk masih lebih unggul senilai Rp 3,04 triliun.  

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, pergerakan IHSG pekan lalu disebabkan dua hal utama.

Yaitu, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) serta kondisi domestik yang kurang kondusif dan menyebabkan aliran dana asing keluar dari IHSG.

Baca Juga: Valuasi Atraktif dan Dividend Yield Tinggi, IHSG Dinilai Masih Menarik

Untuk Senin besok, Herditya memperkirakan IHSG berpeluang menguat atau rebound dalam jangka pendek dengan support 7.800 dan resistance 7.909.

Penguatan IHSG besok bisa didorong oleh rilis data neraca dagang dan inflasi Indonesia, serta pergerakan nilai tukar rupiah. Namun, investor juga masih akan mencermati situasi dalam negeri esok hari.

Selanjutnya: KAI Terapkan Pemberhentian Luar Biasa di Stasiun Jatinegara hingga 2 September 2025

Menarik Dibaca: Keunggulan Vivo Y500: Dari Desain Modern hingga Daya Tahan Super

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×