kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Berbalik arah, IHSG tekor 15,92 poin


Senin, 10 Februari 2014 / 16:05 WIB
ILUSTRASI. Antrean nasabah di kantor cabang BRI, Tangerang Selatan,


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya keok di zona merah. Setelah berada di zona hijau sejak awal sesi I, IHSG sesi II Senin (10/2) berakhir turun 15,92 poin atau melemah 0,36% menjadi 4.450,75.

Tercatat ada 163 saham turun dan 129 saham naik serta 86 saham diam tak bergerak. Ada 4,41 miliar saham berpindah tangan dengan nilai Rp 5,2 triliun.

Delapan sektor berada di zona merah, dan penurunan terdalam dialami oleh sektor infrastruktur turun sebesar 0,62%, disusul sektor perdagangan turun 0,61%, keuangan turun 0,56%, industri lainnya turun 0,37%, basic industry turun 0,25%, manufaktur turun 0,23%, produk konsumen turun 0,16% dan  pertambangan turun 0,05%.

Sektor yang menguat adalah konstruksi dan perkebunan yang naik masing-masing 0,24% dan 0,52%.

Saham LQ 45 yang tercatat sebagai top losers adalah; PT XL Axiata Tbk (EXCL0 turun 7,22%, PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) turun 4,00%, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) turun 2,88%, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) turun 2,70% dan PT Multipolar Tbk (MLPL) turun 2,56%.

Saham LQ 45 yang berada di posisi top gainers adalah; PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) naik sebesar 7,59%, PT Summarecon Agung (SMRA) naik 3,70%, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 3,62%, PT Sentul City Tbk (BKSL) naik 3,18%, dan PT Express Transindo Tbk (TAXI) naik sebesar 2,69%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×