kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   13.000   0,94%
  • USD/IDR 16.140
  • IDX 7.328   27,17   0,37%
  • KOMPAS100 1.142   4,95   0,44%
  • LQ45 920   5,02   0,55%
  • ISSI 219   0,28   0,13%
  • IDX30 458   2,53   0,56%
  • IDXHIDIV20 549   3,16   0,58%
  • IDX80 129   0,76   0,60%
  • IDXV30 127   0,36   0,29%
  • IDXQ30 155   0,64   0,42%

BEI: Pipeline IPO Masih 30 Calon Emiten, Belum Ada BUMN


Rabu, 10 Juli 2024 / 11:54 WIB
BEI: Pipeline IPO Masih 30 Calon Emiten, Belum Ada BUMN
ILUSTRASI. setidaknya ada 30 calon emiten yang bakal menggelar IPO di semester II-2024


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan masih ada 30 calon emiten yang berada di pipeline penawaran umum saham perdana atawa initial public offering (IPO) di tahun 2024.

Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, masih ada 30 emiten yang akan melantai di tahun ini.

“Sekarang di pipeline kita masih ada sekitar 30. Target kami di tahun sekitar 60. Mudah-mudahan target ini bisa tercapai di akhir tahun,” ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Rabu (10/7).

Iman menuturkan, BEI menargetkan ada tiga perusahaan lighthouse dengan aset Rp 3 triliun tiap tahunnya. Diharapkan tahun ini juga bisa mencapai target itu.

Baca Juga: Resmi Melantai di BEI Hari Ini, Saham UBC Medical Indonesia (LABS) Naik 34,31%

“Insya Allah. Target kami setahun ada tiga lighthouse. Ada beberapa masih di pipeline, mudah-mudahan (melantai di Bursa) pada semester II,” paparnya.

Meskipun ada target tiga perusahaan lighthouse per tahun, tetapi Bursa tidak melakukan pendekatan khusus kepada perusahaan-perusahaan tersebut.

Menurut Iman, Bursa proaktif ke semua pihak, baik ke semua perusahaan dan penjamin sekuritas, baik secara langsung maupun di dalam komunitas.

“Kami selalu datang ke daerah ataupun calon-calon tim khusus yang membantu secara gratis kepada calon-calon emiten untuk mengedukasi mereka,” paparnya.

Dari sekitar 30 calon emiten di pipeline sampai akhir tahun 2024, Iman menyebutkan belum ada perusahaan BUMN.

“Mungkin menunggu pemerintahan baru ya, jadi masih wait and see. Tapi, kami harapkan mungkin tahun depan ada BUMN atau anak BUMN yang akan IPO,” tuturnya.

Selanjutnya: Juicy Luicy Sukses Gelar Konser Korban Sakit Hati di Jakarta

Menarik Dibaca: Juicy Luicy Sukses Gelar Konser Korban Sakit Hati di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×