kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BEI: Kondisi keamanan pengaruhi persepsi investor


Rabu, 16 Mei 2018 / 17:58 WIB
ILUSTRASI. Papan Elektronik Perdagangan Saham di Gedung BEI


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maraknya aksi terorisme dalam beberapa hari terakhir disinyalir mempengaruhi pasar saham dalam negeri. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun signifikan dalam beberapa hari terakhir. Meksipun, pada hari ini (16/5), IHSG berhasil rebound tipis 0,06%, setelah sempat tumbang 1,67% pada pagi tadi.

Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat menyebut, sejumlah aksi teror yang terjadi bisa menjadi salah satu sentimen tak menyenangkan bagi investor.

"Jadi semakin banyak gangguan keamanan yang terjadi, persepsi terhadap keamanan di negara kita semakin menurun. Persepsi itu mempengaruhi keputusan investor dalam berinvestasi," kata Samsul, Rabu (16/5).

Menurut Samsul, kondisi ekonomi baik secara makro maupun persepsi terhadap kemanan negara bisa saja mempengaruhi keputusan investor. "Hal inilah yang sebenarnya harus dijaga, supaya investor tidak merasa bahwa investasi di Indonesia bisa terhambat," imbuhnya.

Lagipula, menurut Samsul, capital market sangat berkaitan dengan fundamental dan persepsi publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×