kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.548   18,00   0,10%
  • IDX 6.740   -118,47   -1,73%
  • KOMPAS100 897   -18,26   -1,99%
  • LQ45 660   -9,88   -1,47%
  • ISSI 244   -4,14   -1,67%
  • IDX30 373   -4,35   -1,15%
  • IDXHIDIV20 456   -5,60   -1,21%
  • IDX80 102   -1,76   -1,69%
  • IDXV30 130   -1,86   -1,41%
  • IDXQ30 119   -1,13   -0,94%

Begini Proyeksi Pergerakan Rupiah untuk Perdagangan Hari Ini (19/9)


Jumat, 19 September 2025 / 05:25 WIB
Begini Proyeksi Pergerakan Rupiah untuk Perdagangan Hari Ini (19/9)
ILUSTRASI. Proyeksi pergerakan rupiah untuk hari ini setelah ditutup melemah 0,55% ke Rp 16.527 per dolar AS pada Kamis (18/9/2025)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot masih akan dipengaruhi sejumlah sentimen khususnya yang berasal dari luar negeri pada perdagangan hari ini (19/9/2025).

Sekedar mengingatkan, rupiah spot ditutup melemah 0,55% ke level Rp 16.527 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (18/9/2025).

Adapun berdasarkan Jisdor BI, rupiah ditutup di posisi Rp 16.498 per dolar AS, turun 0,41% dari perdagangan sebelumnya.

Research & Development Analyst Trijaya Pratama Futures Alwy Assegaf mengatakan, penguatan indeks dolar AS terjadi setelah keputusan Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuan.

Baca Juga: Rupiah Tertekan pada Kamis (18/9), Ini Sentimennya untuk Besok (19/9)

Untuk perdagangan hari ini, Alwy memperkirakan rupiah masih akan dipengaruhi oleh sentimen global. Minimnya rilis data ekonomi dalam negeri membuat pelaku pasar fokus pada kebijakan moneter global, khususnya dari AS.

"Pemangkasan suku bunga The Fed masih akan jadi penggerak utama dolar dan memengaruhi rupiah," jelasnya.

Dia pun memprediksi, rupiah bergerak dalam kisaran Rp 16.430 - Rp 16.600per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×