kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Beban Meningkat, Laba Bersih DCI Indonesia (DCII) Turun 9% Menjadi Rp 449 Miliar


Jumat, 24 April 2026 / 15:41 WIB
Beban Meningkat, Laba Bersih DCI Indonesia (DCII) Turun 9% Menjadi Rp 449 Miliar
ILUSTRASI. Meskipun pendapatan DCI Indonesia (DCII) tumbuh impresif 10,92%, laba bersihnya justru turun 9,81%.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laba emiten pusat data alias data center, PT DCI Indonesia Tbk (DCII)  mengalami penurunan di tiga bulan pertama 2026 ini. Padahal, pendapatan DCII masih mampu bertumbuh. 

Melansir laporan keuangan per 31 Maret 2025, DCII meraup pendapatan sebesar Rp 858,10 miliar. Ini tumbuh 10,92% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 773,55 miliar. 

Rinciannya, pendapatan dari pos colocation berkontribusi sebesar Rp 808,40 miliar atau tumbuh 10,26% secara tahunan. DCII juga memperoleh pendapatan lain-lain sebesar Rp 49,69 miliar. 

Seiring dengan itu, beban pokok pendapatan DCII juga ikut melonjak 46,75% secara tahunan menjadi Rp 372,57 miliar di 2025. Sebagai pembangun, beban pokok DCII mencapai Rp 253,86 miliar pada 2024. 

Baca Juga: Tabungan Haji: Emas Solusi Hadapi Inflasi & Pasar Bergejolak

Secara operasional, laba usaha emiten yang dipimpin Otto Toto Sugiri ini mencapai Rp 449,01 miliar. Raihan tersebut turun 9,61% secara tahunan dari Rp 496,80 miliar di 2024. 

Sejalan dengan itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk DCII juga turun 9,81% YoY menjadi Rp 377,75 miliar di 2025 dari posisi 2024 sebesar Rp 418,84 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×