kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Batam dan Makassar jadi penyumbang penjualan perhiasan ritel Hartadinata (HRTA)


Rabu, 21 November 2018 / 20:37 WIB
ILUSTRASI. Peluncuran koleksi perhiasan Hartadinata Abadi


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan perhiasan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melalui gerai ritel tumbuh 72,53% menjadi Rp 266,28 miliar sampai kuartal III 2018. Sebelumnya di kuartal III 2017, perusahaan mencatat penjualan perhiasan melalui gerai ritel sebesar Rp 154,34 miliar.

Kontribusi penjualan perhiasan HRTA di gerai ritel memang masih kecil atau baru 12,4% dari total penjualan sampai kuartal III 2018 sebesar Rp 2,14 triliun. Kontribusi terbesar masih berasal dari penjualan perhiasan secara grosir atau 87,5%. Adapun sumber pendapatan lainnya berasal dari imbalan waralaba sebesar Rp 1,35 miliar.

Sekretaris Perusahaan Hartadinata Abadi Mohammad Ath Thoriq mengatakan penjualan di gerai ritel perusahaan hanya positif di beberapa lokasi. “Yang cakep justru di Batam dan Makassar,” kata dia kepada kontan.co.id pada Rabu (21/11).

Di lokasi itu, terang Thoriq, persaingan tidak sekencang di kota-kota besar di Pulau Jawa. Jakarta misalnya, kontribusinya terhadap pendapatan tidak terlalu baik. “Penjualan sih ada, tapi ya biasa saja,” tambahnya.

Sementara Bandung sebagai basis beroperasinya perusahaan itu juga disebut Thoriq tidak mencatat pertumbuhan penjualan yang signfikan. Apalagi di kuartal III 2018 ini. Setelah momen hari raya lebaran, justru masyarakat cenderung menjual perhiasan dan emas ketimbang membeli baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×