kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Bank Mandiri (BMRI) Bayar Dividen Interim Rp 9,3 Triliun Hari Ini, Rabu (14/1/2026)


Rabu, 14 Januari 2026 / 10:25 WIB
Bank Mandiri (BMRI) Bayar Dividen Interim Rp 9,3 Triliun Hari Ini, Rabu (14/1/2026)
ILUSTRASI. Bank Mandiri (BMRI) resmi membagikan dividen interim Rp 9,3 triliun hari ini. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1/2026).

BMRI membagikan dividen interim sebesar Rp 100 per saham kepada para pemegang saham tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS), yang telah ditetapkan pada 7 Januari 2026 lalu. Total nilai dividen interim yang disalurkan Bank Mandiri mencapai Rp 9,3 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan pembagian dividen interim itu telah memperhitungkan kondisi permodalan perusahaan yang solid serta likuiditas yang memadai. Melalui kinerja keuangan yang terjaga, Bank Mandiri tetap memiliki ruang yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

Baca Juga: Diproyeksikan Masuk Indeks MSCI dan FTSE, Simak Prospek Saham PTRO

“Pembagian dividen interim ini menjadi bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham, sejalan dengan pengelolaan kinerja dan fundamental perseroan yang tetap solid,” kata Riduan, dalam keterangan resminya, Rabu (14/1).

Pembagian dividen interim ini juga menjadi bagian dari kontribusi Bank Mandiri kepada negara, seiring dengan peran Danantara Indonesia sebagai pemegang saham terbesar perseroan.  Ini sejalan dengan upaya optimalisasi nilai investasi pemerintah serta penguatan peran Bank Mandiri dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Riduan menambahkan, pembagian dividen interim tersebut didukung oleh kinerja keuangan perusahaan yang tetap solid hingga akhir November 2025. Hal ini tercermin dari fungsi intermediasi perbankan yang tumbuh positif, di atas rata-rata industri.

Kinerja solid tersebut ditopang oleh fungsi intermediasi yang terus tumbuh positif hingga akhir November 2025. Secara bank only, penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp1.452 triliun, mencerminkan pertumbuhan yang berada di atas rata-rata industri dan menegaskan komitmen perseroan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi pendanaan, Bank Mandiri mencatatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 1.584 triliun. Pada saat yang sama, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) terjaga di kisaran 91%, mencerminkan kondisi likuiditas yang sehat serta ruang ekspansi yang tetap memadai.

Baca Juga: IHSG Menguat dan Dekati 9.000! Sektor Barang Baku Pimpin Penguatan Hari Ini (14/1)

Selain itu, total aset Bank Mandiri (bank only) per November 2025 tercatat mencapai Rp2.120 triliun, menegaskan ketahanan model bisnis perseroan dalam menopang pertumbuhan jangka menengah di tengah penyesuaian kebijakan moneter dan dinamika global.

“Ke depan, Bank Mandiri akan terus menjaga konsistensi kinerja sekaligus memperkuat kontribusi perseroan bagi perekonomian nasional melalui sinergi ekosistem Mandiri Group dan akselerasi di berbagai sektor usaha, sehingga kinerja Bank Mandiri tetap unggul dan bertumbuh secara berkelanjutan,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×