kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Bakrie & Brothers (BNBR) Raup Pendapatan Rp 4,12 Triliun per Kuartal III-2026


Jumat, 30 Oktober 2026 / 19:14 WIB
Bakrie & Brothers (BNBR) Raup Pendapatan Rp 4,12 Triliun per Kuartal III-2026
ILUSTRASI. Kenaikan Laba Bersih (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membukukan pendapatan bersih Rp 4,12 triliun, naik Rp 1,47 triliun atau 55,45% secara tahunan (yoy) dibanding pendapatan perusahaan periode sama di tahun sebelumnya Rp 2,65 triliun. 

BNBR juga berhasil menorehkan gross profit atau laba kotor sebesar Rp 1,13 triliun pada kuartal III 2026, naik Rp 634,99 miliar atau 127,82% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp 496,8 miliar. Kendati demikian, perusahaan mencatatkan rugi bersih Rp 343,1 miliar dari sebelumnya laba Rp 11,68 miliar

Selain itu, BNBR juga mengukir laba usaha Rp 596,24 miliar pada kuartal III 2026, naik Rp 569,82 miliar atau 2157,14% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp 26,41 miliar. BNBR juga mencatatkan EBITDA positif di kuartal III 2026 senilai Rp 810,25 miliar, naik Rp 709,96 miliar atau 707,86% dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp 100,29 miliar.

Direktur Utama & CEO BNBR Anindya N. Bakrie mengatakan bahwa BNBR terus bertumbuh di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik global yang saat ini diwarnai oleh pertumbuhan yang melambat, tekanan inflasi, serta ketegangan di berbagai kawasan. 

Baca Juga: Naik 45,8%, Bakrie & Brothers (BNBR) Raih Pendapatan Rp 2,59 Triliun di Semester I

"Hal ini merupakan buah dari strategi, resiliensi, adaptabilitas, serta kerja keras seluruh tim,” kata Anindya dalam keterangan resminya, Jumat (30/10/2026).

Anindya menambahkan, kenaikan pendapatan bersih perusahaan Rp 1,47 triliun atau 55,45% tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan sejumlah unit usaha. Antara lain kenaikan pendapatan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group yang naik Rp 348,09 miliar (48,6%), PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group yang naik Rp 434,65 miliar (26,1%) dan PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group yang naik Rp 678,87 miliar (248,3%).

Dari sisi prospek, Direktur BNBR Roy Hendrajanto M. Sakti optimistis perusahaan mampu mencetak pertumbuhan jangka panjang. Optimisme ini didorong oleh struktur keuangan yang semakin kuat, proyek infrastruktur strategis seperti jalan tol dan jaringan pipa minyak dan gas bumi, serta ekspansi di sektor industri masa depan seperti elektrifikasi transportasi, energi berkelanjutan, waste-to-energy (WtE) dan green energy lainnya. 

Langkah ini diyakini mendatangkan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus mendukung pembangunan nasional.

“Meski demikian, perusahaan mencatatkan penurunan laba bersih yang terutama disebabkan oleh dampak eksternal berupa kenaikan floating rate terhadap beban bunga CCT, khususnya pada tahun-tahun awal setelah akuisisi ketika komponen beban bunga masih relatif tinggi,” ucap Roy.

Baca Juga: BNBR Raup Laba Rp 503 Miliar, Bisnis Jalan Tol hingga Bus Listrik Jadi Andalan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×