kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Awas, IHSG hari ini rawan profit taking


Jumat, 14 Agustus 2020 / 05:30 WIB
Awas, IHSG hari ini rawan profit taking


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (13/8) berhasil ditutup menguat 0,11% ke level 5.239,250. Sebanyak 182 saham menguat, 238 saham melemah, dan 151 saham bergeming. 

Penguatan kemarin melengkapi reli IHSG yang menguat selama empat hari berturut-turut sejak Senin (10/8).

Baca Juga: IHSG menguat tipis 0,11% ke 5.239 pada akhir pedagangan Kamis (13/8)

Meski demikian, analis menilai reli ini akan patah pada perdagangan Jumat (14/8). Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, penguatan IHSG selama empat hari berturut-turut sudah mencapai target minimal MNC Sekuritas. “Sehingga, secara indikator pun pergerakannya sudah rentan terkoreksi juga,” ujar Herditya kepada Kontan.co.id, Kamis (13/8).

Herditya memproyeksikan, IHSG hari ini rentan terkoreksi dengan level support di 5.120 dan resistance di 5.285.

Senada, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama juga menilai, IHSG  berpotensi bergerak fluktuatif  namun dalam kecenderungan melemah terbatas. Dari dalam negeri, sentimen neraca transaksi berjalan (current account) pada kuartal kedua 2020 dinilai menjadi hal yang ditunggu oleh pelaku pasar saat ini.

“Namun, jika mengacu pada kenaikan dari awal pekan ini, IHSG memang rentan mengalami aksi ambil untung (profit taking),” ujar Okie saat dihubungi Kontan.co.id.

Baca Juga: IHSG naik tipis 0,10% ke level 5.238,545 pada perdagangan sesi I, Kamis (13/8)

Sementara sentimen dari eksternal seperti The Fed speech yang akan digelar nanti malam, hingga data initial jobless claim Amerika Serikat (AS).

Data retail sales AS dan China juga dinilai ikut mewarnai pergerakan bursa saham pada hari ini. Proyeksi Okie, IHSG akan bergerak melemah dengan rentang 5.150 - 5.260.

Okie menilai, sejauh ini sentimen dari dalam negeri cukup positif. Hal ini seiring dengan menurunnya risiko investasi sejak awal bulan yang terindikasi dari credit default swap (CDS).

Baca Juga: IHSG Menguat, Asing Berubah Sikap, Borong BBRI dan BBCA, Jual TOWR dan MDKA

Sehingga hal tersebut mampu menjadi trigger bagi iklim investasi serta stabilitas rupiah. Selain itu realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang saat ini mencapai sekitar 22% diharapkan dapat terus bertambah pada sisa akhir tahun ini. Sehingga hal tersebut dapat menopang pertumbuhan riil sektor. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×