kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.676   -60,00   -0,34%
  • IDX 6.319   -52,18   -0,82%
  • KOMPAS100 832   -10,94   -1,30%
  • LQ45 631   -4,14   -0,65%
  • ISSI 225   -2,77   -1,22%
  • IDX30 360   -1,39   -0,38%
  • IDXHIDIV20 449   1,48   0,33%
  • IDX80 96   -1,08   -1,12%
  • IDXV30 124   -0,84   -0,68%
  • IDXQ30 118   0,53   0,46%

Austindo (ANJT) siap bersaing kualitas edamame dengan Taiwan, China, dan Thailand


Rabu, 09 Juni 2021 / 07:20 WIB


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT), PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT) yang beroperasi di Jember, menerima kunjungan kerja dari Kementerian Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UKM, dan Kementerian Desa pada Jumat (4/6).

Sebagai informasi, Kabupaten Jember merupakan salah satu sentra pengembangan edamame di Indonesia dan GMIT merupakan salah satu produsennya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, pembasan utama yang didiskusikan adalah sinergi kementerian serta Pemerintah kabupaten Jember dengan GMIT untuk pengembangan Edamame sebagai komoditas ekspor andalan jember.

Baca Juga: Austindo Nusantara Jaya (ANJT) mengekspor edamame ke Jepang

Yuli Sri Wilanti, Asisten Deputi Pengambangan Agribisnis Hotikultura, Kementerian Perekonomian mengatakan dalam upaya memenuhi kebutuhan edamame di pasar domestik dan ekspor, perlu ada kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Petani Edamae, dan sektor swasta untuk membangun ekosistem bisnis terintegrasi sehingga dapat meningkatkan produksi serta daya saing.

"Pencapaian ekspor edamame yang telah berjalan dengan baik memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah serta peningkatan devisa negara. Ke depan, kemitraan yang telah terjalin antara GMIT dengan petani binaan dalam bentuk kerja sama operasional (KSO) diharapakan menigkatkan, khususnya menjaring para petani muda," ujar Yuli dalam keterangan resmi, Senin (7/6).

 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×