kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Austindo (ANJT) siap bersaing kualitas edamame dengan Taiwan, China, dan Thailand


Rabu, 09 Juni 2021 / 07:20 WIB


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Yudho Winarto

Erwan Santoso, Presiden Direktur GMIT menambahkan komoditas edamame memiliki potensi yang baik untuk pengembangan pasar ekspor, terutama pasar Jepang.

Dalam hal ini, GMIT telah mengekspor 42 ton edamame beku dengan standar kualitas yang tinggi ke pasar Jepang. Ekspor tersebut merupakan kerja sama GMIT dengan Asia Foods Group yang sudah berpengalaman di bidang pengolahan dan penjualan edamame beku.

"Potensi ekspor edamame ini masih sangat besar, kami yakin masih mampu meningkatkan dan bersaing secara kualitas dengan Taiwan, China, dan Thailand," jelasnya.

Baca Juga: Replanting Kebun Sawit, Austindo Nusantara Jaya (ANJT) Siapkan Capex US$ 42,8 Juta

Erwan mengatakan, selain edamame, GMIT sedang mengembangkan potensi ekspor untuk komoditas okra dan hortikultura lainnya sehingga dapat meningkatkan kontribusi devisa bagi negara serta peningkatan perekonomian di Kabupaten Jember.

Pada 2020, GMIT telah bekerja sama dengan 38 petani lokal sebagai pemasok edamame yang dihasilkan dari lahan seluas 165 Ha di Jember dan daerah sekitarnya. Dengan kemitraan model KSO, para petani mendapatkan akses informasi dan pembinaan dari asisten lapangan GMIT.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×