kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.692.000   -2.000   -0,12%
  • USD/IDR 16.455   -90,00   -0,55%
  • IDX 6.485   -120,73   -1,83%
  • KOMPAS100 947   -17,38   -1,80%
  • LQ45 731   -16,06   -2,15%
  • ISSI 204   -1,87   -0,91%
  • IDX30 378   -10,17   -2,62%
  • IDXHIDIV20 460   -10,54   -2,24%
  • IDX80 107   -1,84   -1,69%
  • IDXV30 113   -1,14   -1,00%
  • IDXQ30 124   -3,16   -2,48%

Astra International (ASII) Raih Laba Bersih Rp 34,05 Triliun di 2024


Kamis, 27 Februari 2025 / 19:23 WIB
Astra International (ASII) Raih Laba Bersih Rp 34,05 Triliun di 2024
ILUSTRASI. Logo PT Astra International Tbk ASII di puncak gedung Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) berhasil mencetak pertumbuhan kinerja sepanjang 2024. Pendapatan bersih dan laba bersih ASII kompak menguat. 

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Kamis (27/2), ASII membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 330,09 triliun di 2024. Ini meningkat 4,53% secara tahunan atau Year on Year (YoY).

Baca Juga: Astra International (ASII) Beberkan Progres Pembangunan Astra Biz Center di IKN

Rinciannya, segmen otomotif berkontribusi Rp 113,05 triliun dan jasa keuangan sebesar Rp 33,10 triliun. Kemudian segmen alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi menyumbang Rp 134,42 triliun. 

Berikutnya segmen infrastruktur dan logistik berkontribusi sebesar Rp 8,33 triliun, segmen teknologi informasi mencapai Rp 2,81 triliun dan segmen properti menyumbang Rp 1,37 triliun. 

Dari total seluruh pendapatan setiap segmen usaha, emiten konglomerasi ini mencatatkan eliminasi sebesar Rp 3,99 triliun pada 2024. Ini menyusut dari Rp 4,18 triliun di 2023. 

ASII membukukan beban pokok pendapatan sebesar Rp 257,36 triliun sepanjang 2024. Pos beban ini meningkat 5,80% secara tahunan dari Rp 243,25 triliun di 2023. 

Baca Juga: Simak Strategi dan Rencana Investasi Astra International (ASII) di Tahun 2025

Adapun laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ASII mencapai Rp 34,05 triliun 2024. Ini tumbuh 0,63% YoY dari Rp 33,83 triliun.

Per 31 Desember 2024, total aset ASII mencapai Rp 472,92 triliun atau meningkat 6,18% YoY dari posisi 31 Desember 2023 dari Rp 445,4 triliun. Total liabilitas ASII per 31 Desember 2024 mencapai Rp 201,24 triliun.

 

Selanjutnya: Baru, Ada Mie Korea yang Dimasak Tanpa Menggunakan Kompor atau Air Panas

Menarik Dibaca: Baru, Ada Mie Korea yang Dimasak Tanpa Menggunakan Kompor atau Air Panas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×