kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45921,46   1,15   0.12%
  • EMAS1.343.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Asing Rajin Melego Saham-Saham Ini di Tengah Rally IHSG


Jumat, 14 Juli 2023 / 06:10 WIB
Asing Rajin Melego Saham-Saham Ini di Tengah Rally IHSG


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau empat hari berturut-turut. Mengutipi data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG menguat tipis 0,03% ke level 6.810,21 pada penutupan perdagangan Kamis (13/7).

Total volume perdagangan saham di BEI pada Kamis mencapai 19,77 miliar dengan nilai transaksi Rp 9,78 triliun. Ada 264 saham yang naik, 277 saham yang merosot, dan 197 saham yang stagnan.

Kendati IHSG menguat, tapi investor asing mencatat net sell atau jual bersih sebesar Rp 191,98 miliar di seluruh pasar.  Investor asing mencatat net sell terbesar pada sejumlah saham big cap plat merah berikut.

Baca Juga: Saham Bank Lapis Kedua Jadi Top Gainers, Cermati Rekomendasi Analis

Investor asing mencatat net sellt terbesar pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 301,1 miliar. Saham BBNI ditutup merosot 0,56% ke level Rp 8.900 per saham. Total volume perdagangan saham BBNI mencapai 58,0 juta dengan nilai transaksi Rp 516,8 miliar.

Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga banyak dilepas asing Rp 97,1 miliar. Saham TLKM ditutup turun 1,51% ke level Rp 3.920 per saham. Total volume perdagangan saham TLKM mencapai 83,0 juta dengan nilai transaksi Rp 326,7 miliar.

 

Kemudian saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga banyak dijual asing Rp 40,8 miliar. Saham BMRI ditutup naik tipis 0,94% ke level Rp 5.350 per saham. Total volume perdagangan saham BMRI mencapai 101,3 juta dengan nilai transkasi Rp 540,4 miliar.

Baca Juga: IHSG Berbalik Arah pada Sesi Pertama, Terkoreksi 0,19% ke Level 6.795,5

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Kamis:

1. BBNI Rp 301,1 miliar
2. TLKM Rp 97,1 miliar
3. BMRI Rp 40,8 miliar
4. INDF Rp 33,1 miliar
5. BBRI Rp 20,6 miliar
6. SIDO Rp 12,3 miliar
7. AKRA Rp 12,0 miliar
8. ADRO Rp 11,5 miliar
9. TOWR Rp 10,2 miliar
10. INKP Rp 9,9 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×