CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Asing Lepas SBN Rp 15,43 Triliun, Rata-rata Yield Obligasi Pemerintah Naik 5,61 Bps


Jumat, 05 Juni 2026 / 15:41 WIB
Asing Lepas SBN Rp 15,43 Triliun, Rata-rata Yield Obligasi Pemerintah Naik 5,61 Bps
ILUSTRASI. Suasana transaksi Surat Berharga Negara (SBN) di Treasury BSI (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Alya Fathinah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan terhadap pasar surat utang domestik masih berlanjut pada Mei 2026. 

Investor asing tercatat memperbesar aksi jual bersih (net sell) di pasar Surat Berharga Negara (SBN) seiring meningkatnya ketidakpastian global yang mendorong kenaikan yield obligasi pemerintah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investor asing membukukan net sell di pasar SBN sebesar Rp 15,43 triliun pada Mei 2026. Nilai tersebut lebih besar dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp 11,73 triliun.

Baca Juga: Rupiah Jisdor Ada di Level Rp 18.039 per Dolar AS pada Jumat (5/6)

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif Keuangan dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan meningkatnya persepsi risiko global turut memengaruhi pergerakan pasar obligasi domestik.

"Yield SBN naik secara rata-rata sebesar 5,61 basis poin secara month to month. Ini dipengaruhi oleh dinamika persepsi risiko akibat ketidakpastian global," ujar Hasan dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Mei 2026, Jumat (5/6/2026).

Namun, kinerja indeks obligasi masih mencatatkan kenaikan. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup pada level 437,26 pada akhir Mei 2026 atau naik 0,32% dibandingkan posisi April 2026 yang berada di level 435,85.

Di pasar obligasi korporasi, arus dana investor masih mencatatkan pembelian bersih. OJK mencatat Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) korporasi membukukan net buy sebesar Rp 0,21 triliun pada Mei 2026, meningkat dibandingkan Rp 0,01 triliun pada April 2026.

Data OJK juga menunjukkan porsi kepemilikan investor lokal di pasar obligasi mencapai 58,83% pada Mei 2026, sedikit menurun dibandingkan 59,45% pada April 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×