Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri pengelolaan investasi dan pasar modal terus menunjukkan perkembangan positif hingga Agustus 2026.
Salah satunya tercermin dari peningkatan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana serta pertumbuhan jumlah investor pasar modal.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mencatat, nilai aktiva bersih NAB reksa dana tercatat sebesar Rp 652,88 triliun rupiah per 31 Agustus 2026 atau meningkat 0,05% MoM.
Baca Juga: ICX Proyeksikan Penghimpunan Dana Bisa Tumbuh 243% hingga Akhir Tahun
"Kinerja dan industri pengelolaan investasi tetap terjaga baik di bulan laporan," ujar Hasan dalam pemaparan RDKB Agustus 2026 OJK, Senin (7/9/2026).
Meski demikian, investor reksadana tercatat membukukan net redemption sebesar Rp 8,5 triliun secara MoM pada Agustus 2026.
Di sisi lain, perkembangan produk exchange traded fund (ETF) juga terus berlanjut.
Sejak diluncurkannya ETF Emas pada 10 Agustus 2026 hingga akhir Agustus, telah terdapat tujuh produk ETF Emas yang diterbitkan oleh tujuh manajer investasi.
"Total dana pengelolaan dari tujuh produk tersebut mencapai Rp 90,39 miliar," kata Hasan.
Sementara itu, jumlah investor di pasar modal juga terus melanjutkan tren peningkatan. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan berbagai inisiatif pendalaman pasar serta penguatan ekosistem digital di industri pasar modal.
Hasan mencatat, terdapat tambahan sebanyak 1,07 juta investor sepanjang Agustus 2026. Dengan demikian, total jumlah investor pasar modal telah mencapai 31,14 juta investor, atau telah tumbuh sebanyak 52,9% secara year-to-date (YtD).
Baca Juga: Rupiah Balik Arah: Ditutup Menguat Tipis ke Rp 17.640 Per Dolar AS Hari Ini (7/9)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














