kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

AS Tingkatkan Ancaman Terhadap Kapal Iran, Begini Prospek Harga Minyak Mentah


Jumat, 24 April 2026 / 15:12 WIB
AS Tingkatkan Ancaman Terhadap Kapal Iran, Begini Prospek Harga Minyak Mentah
ILUSTRASI. Pemandangan menunjukkan pompa minyak di luar Almetyevsk di Republik Tatarstan, Rusia, 4 Juni 2023. (REUTERS/Alexander Manzyuk)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga minyak mentah WTI kembali melonjak dipengaruhi eskalasi di Timur Tengah. Mengutip Trading Economics Jumat (24/4/2026) pukul 14.30 WIB, harga minyak mentah WTI di level US$ 96,18 per barel, naik 16,31% dalam sepekan. 

Research & Development ICDX Girta Yoga mengatakan, harga minyak bergerak bullish didukung oleh sentimen dari meningkatnya sinyal ketegangan di Selat Hormuz dan serangan intens via udara di Iran. Meski demikian, perpanjangan gencatan senjata Lebanon - Israel membatasi pergerakan harga lebih lanjut.

“Presiden AS Donald Trump mengatakan telah memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menembak dan membunuh kapal-kapal Iran yang memasang ranjau di Selat Hormuz. Militer AS akan meningkatkan upayanya untuk menghilangkan bahan peledak dari jalur air strategis tersebut,” jelas Yoga saat dikonfirmasi Kontan, Jumat (24/4/2026). 

Baca Juga: Rupiah Bertenaga, Ditutup di Rp 17.229 Per Dolar AS Hari Ini (24/4), Terkuat di Asia

Yoga menambahkan, sistem pertahanan udara Teheran menyerang target musuh di beberapa bagian ibu kota Iran, menyusul laporan sebelumnya bahwa baterai pertahanan udara telah diaktifkan di kota tersebut.

Sementara itu, Trump menyebut bahwa AS akan bekerja sama dengan Lebanon untuk melindungi diri dari Hizbullah. Trump juga mengumumkan bahwa Lebanon dan Israel sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata selama tiga minggu, pasca pertemuan antara kedua negara yang difasilitasi oleh AS di Washington. 

Selain itu, S&P Global Energy memperkirakan permintaan minyak global pada tahun 2026 akan menyusut sebesar 700.000 barel per hari (bph) akibat perang AS – Iran. Pertumbuhan permintaan minyak global diperkirakan menyusut menjadi 400.000 bph dibandingkan perkiraan sebelum perang sebesar 1,1 juta bph.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan harga minyak mentah sulit diprediksi dan berpotensi bergerak fluktuatif. Menurutnya, selama Selat Hormuz tertutup, harga minyak akan perlahan terus naik. Harganya berpotensi naik hingga US$ 120 per barel, Bahkan US$ 150 per barel. 

“Walau semuanya sudah normal, harga minyak mentah WTI diperkirakan masih akan tinggi di kisaran US$ 80 – US$ 90 per barel dikarenakan banyak fasilitas minyak yang rusak,” ucap Lukman. 

Ke depan dinamika eskalasi di Timur Tengah perlu dicermati untuk melihat harga minyak mentah. Terlebih pembicaraan gencatan senjata diperpanjang tanpa batas waktu karena AS menunggu proposal formal baru, sementara blokade tetap berlaku. Iran tidak mengisyaratkan kesediaan untuk segera bernegosiasi di bawah pembatasan angkatan laut AS yang berkelanjutan di pelabuhannya.

Kebuntuan ini telah menyebabkan pencegatan kapal tanker Iran oleh AS, sementara Teheran telah memperketat kendalinya atas Selat Hormuz. Gangguan ini telah mengurangi aliran dari produsen utama Teluk, yang semakin memperketat pasokan minyak global.

Melihat dari sudut pandang teknis, Yoga memperkirakan harga minyak WTI berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 100 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 95 per barel. Sementara Lukman memproyeksikan harga minyak mentah WTI pada kuartal II – 2026 berkisar US$ 100 – US$ 110 per barel.

Baca Juga: Emiten Produsen Plastik Ini Siap Bangun Pabrik Baru Rp 200 Miliar, Bikin Produk Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×