CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

AS dan China akan teken kesepakatan dagang, begini proyeksi rupiah


Selasa, 14 Januari 2020 / 17:32 WIB
ILUSTRASI. Warga menghitung uang pecahan 100 USD di salah satu money changer di Jakarta, Senin (13/1).


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (15/1) diproyeksi masih akan melanjutkan penguatan. Hal ini didukung optimistis pasar bahwa negosiasi perang dagang AS dan China fase pertama bakal berujung damai.

Mengutip Bloomberg, pada perdagangan Selasa (14/1) pukul 16.51 WIB, rupiah tercatat melemah tipis 0,05% ke level Rp 13.680 per dolar AS dari penutupan sebelumnya. Sebaliknya, kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau JISDOR, justru menguat 54 poin menjadi Rp 13.654 per dollar AS.

Baca Juga: Rupiah ditutup melemah tipis ke Rp 13.680 per dolar AS

Analis Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, pergerakan rupiah hari ini (14/1) diwarnai oleh sentimen pasar yang mulai optimistis bahwa prospek perang dagang antara AS dengan China bakal berujung damai. Ditambah lagi, kinerja ekspor dan impor China sepanjang Desember cukup positif.

Baca Juga: Kurs tengah BI hari ini kembali menguat ke Rp 13.654 per dolar AS

Di sisi lain, data ekonomi Inggris yang melunak turut membangun ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral Inggris (BoE) bakal memangkas suku bunga acuannya dalam waktu dekat. Harapannya, tentu agar ekonomi Negeri Ratu Elisabeth tersebut segera bangkit.

"Rupiah besok berpotensi untuk menguat, didukung sentimen eksternal, khususnya terkait progres negosiasi perang dagang AS-China fase pertama," jelas Ibrahim kepada Kontan, Selasa (14/1).

Baca Juga: Presiden Jokowi memiliki privilege saat berkendara? Simak penjelasan Polri

Selain itu, dari sentimen domestik Ibrahim mengungkapkan jika neraca perdagangan sesuai dengan ekspektasi yang ada, maka mata uang Garuda akan kembali menguat dalam perdagangan besok. Prediksinya, rupiah Rabu (15/1) bakal menguat di kisaran Rp 13.650 per dolar AS hingga Rp 13.710 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×