kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AS dan China akan teken kesepakatan dagang, begini proyeksi rupiah


Selasa, 14 Januari 2020 / 17:32 WIB
ILUSTRASI. Warga menghitung uang pecahan 100 USD di salah satu money changer di Jakarta, Senin (13/1).


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Noverius Laoli

"Rupiah besok berpotensi untuk menguat, didukung sentimen eksternal, khususnya terkait progres negosiasi perang dagang AS-China fase pertama," jelas Ibrahim kepada Kontan, Selasa (14/1).

Baca Juga: Presiden Jokowi memiliki privilege saat berkendara? Simak penjelasan Polri

Selain itu, dari sentimen domestik Ibrahim mengungkapkan jika neraca perdagangan sesuai dengan ekspektasi yang ada, maka mata uang Garuda akan kembali menguat dalam perdagangan besok. Prediksinya, rupiah Rabu (15/1) bakal menguat di kisaran Rp 13.650 per dolar AS hingga Rp 13.710 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×