kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Arthavest (ARTA) bakal perluas diversifikasi investasi di jasa keuangan


Jumat, 04 Januari 2019 / 18:13 WIB
ILUSTRASI. Redtop Hotel milik PT Arthavest Tbk


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Arthavest Tbk (ARTA) berencana melakukan diversifikasi portofolio investasi di bidang jasa keuangan lainnya di tahun 2019. Emiten ini membidik target investasi potensial dalam menjalin kerjasama.

"ARTA mencari target investasi yang potensial dan/atau melakukan kerjasama dengan pihak lain untuk mengembangkan bisnis baru yang berprospek baik," tulis manajemen ARTA dalam materi public expose insidentil yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Jumat (4/1).

Selain itu, ARTA juga bermaksud memusatkan perhatian secara khusus pada pengembangan anak usahanya, yang bergerak di bidang sertifikasi digital dan teknologi terkait jasa keuangan.

Sebagai informasi, ARTA memiliki dua anak usaha yakni PT Sanggraha Dhika dan PT Sentral Pembayaran Indonesia. Adapun PT Sentral Pembayaran Indonesia memiliki dua anak usaha lainnya yakni PT Solusi Net Internusa (SNI) dan PT Cahaya Bintang Sukses.

SNI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang digital signature yang memasuki tahap komersial dan terdaftar sebagai salah satu penyedia layanan sertifikasi elektronik di Kementerian Komunikasi dan Informatika.

ARTA menyebut, industri digital signature memiliki potensi besar dalam mendorong industri keuangan Tanah Air. Apalagi sekarang marak kasus pinjaman online yang semakin mendorong kebutuhan sertifikasi digital.

Hingga kuartal III 2018 ARTA membukukan kenaikan laba komprehensif sebesar 44,04% atau sebanyak Rp 5,89 miliar dari periode sama tahun lalu. Sedangkan untuk pendapatan usaha, emiten itu mencatatkan kenaikan tipis yakni 2% menjadi Rp 61,71 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×