kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

April, reksadana saham syariah paling moncer


Minggu, 07 Mei 2017 / 21:20 WIB
April, reksadana saham syariah paling moncer


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kinerja reksadana saham syariah paling kinclong sepanjang April 2017. Data Infovesta Utama menunjukkan, rata-rata return reksadana saham syariah tercatat 1,44%.

Sementara, campuran syariah menorehkan imbal hasil sebesar 1,17%. Di posisi terendah, reksadana pendapatan tetap syariah hanya meraih imbal hasil 0,52%.

Namun, jika dihitung secara year to date (ytd) April 2017, reksadana pendapatan tetap syariah terhitung paling unggul dengan kinerja 4,26%. Lalu diikuti reksadana saham syariah yang mencetak return 3,31% dan terakhir reksadana campuran syariah dengan imbal hasil 3,29%.

Research & Investment Analyst Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai, wajar jika sepanjang April, reksadana saham syariah bisa paling menjulang dibandingkan jenis lainnya.

Menurutnya, bulan April, memang bulannya laporan keuangan baik akhir tahun 2016 maupun kuartal I-2017. Banyak saham-saham yang menjadi underlying asset seperti infrastruktur dan komoditas naik cukup signifikan. "Ini yang menjadi pendorong kinerja saham syariah lebih baik ketimbang jenis lainnya," papar Wawan.

Adapun saham-saham pendongkrak, seperti komoditas, terutama sektor tambang batubara. Lalu, saham infrastruktur dan sektor telekomunikasi. Selain itu saham consumers good yang sedang menggenjot produksi menjelang puasa juga naik cukup signifikan.

"Kami perkirakan saham komoditas akan naik 20%, infrastruktur 10%-15% dan consumers good naik 10% sampai akhir tahun nanti, sehingga mendongkrak kinerja saham syariah tahun ini," prediksinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×