kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Apple beri deviden, indeks S&P maju ke puncak


Senin, 19 Maret 2012 / 22:33 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani bilang, pemerintah telah melebarkan defisit hingga 6,09% terhadap PDB untuk menjaga ekonomi.


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Indeks Standard & Poor 500 menguat ke level tertinggi hampir empat tahun terakhir. Penguatan ini merespons rencana Apple Inc yang akan membayar dividen dan membeli kembali US$ 10 miliar sahamnya.

Saham Apple naik 1,2%, sementara saham keuangan dan komoditas mencatat keuntungan terbesar di indeks S & P 500. Bank of America Corp dan US Steel Corp naik 2,3%. Sedangkan United Parcel Service Inc naik 2,7 % setelah menyetujui pembelian TNT Express NV untuk menghadapi Deutsche Post AG.

Sementara itu, E * Trade Financial Corp menguat 3,4%. Indeks S & P 500 tercatat naik 0,1% menjadi 1.406,12, pada pukul 11:06 AM waktu New York. Indeks acuan keuangan AS ini diperdagangkan pada tingkat tertinggi sejak Mei 2008.

Sementara itu Indeks Dow Jones Industrial Average turun 14,64 poin atau 0,1% ke 13.217,98. "Ada banyak ruang agar dividen naik," kata Paul Zemsky, Kepala Asset untuk ING Investment Management yang berbasis di New York.

S & P 500 mencatat kenaikan 12% sejak 2012. Capaian ini merupakan laju tercepat sejak kuartal pertama tahun 1998 silam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×