Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Dupla Kartini
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang reli pada perdagangan hari ini (16/3). Managing Research Indosurya Aset Management Reza Priyambada memperkirakan, kabar positif dari Wall Street bisa menjadi katalis IHSG untuk bangkit kembali.
"Walaupun juga akan tergantung respon bursa Asia lainnya pada pembukaan pagi ini," katanya, Jumat (16/3).
Asal tahu saja, kemarin Wall Street kembali terangkat karena positifnya beberapa data yang dirilis, antara lain data klaim tunjangan pengangguran yang turun ke level terendah dalam empat tahun terakhir.
Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang menambahkan, indeks aktivitas Bisnis Philadelphia Fed Reserve di bulan Maret naik ke level tertinggi lima bulan, yaitu di 12,5, juga mendorong naiknya Dow Jones dan diikuti indeks S&P 500 yang naik di atas 1.400. Itu level tertinggi sejak Juni 2008.
Walaupun secara teknikal, Reza dan Edwin masih melihat pola bearish pada IHSG. Kata Reza, IHSG membentuk pola candle spinning di posisi atas yang menandakan posisi reversal untuk terkoreksi. "Dengan prediksi support di 4.010 - 4.029, dan resistance di 4.045 - 4.062," prediksinya.
Reza merekomendasikan beli saham CPIN, INDF, dan PGAS.
Sedangkan Edwin memprediksi, hari ini, IHSG akan bergerak di range 4.012 - 4.078, dengan membentuk pola spinning tops terbentuk atas. "Mengindikasikan keraguan melanjutkan kenaikan di tengah munculnya aksi profit taking dan berpeluang terjadinya bearish reversal," jelasnya.
Dia merekomendasikan beli saham-saham SMGR, ASRI, BSDE, HEXA, ABMM, juga GZCO.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












