kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

ANTM tunjuk anak PGAS untuk suplai gas ke Pomalaa


Rabu, 28 Oktober 2015 / 12:34 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menunjuk anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), yakni PT PGN LNG Indonesia untuk menyediakan gas bumi bagi pabrik feronikel Pomalaa. Gas bumi hasil regasifikasi itu akan dipakai ANTM sebagai bahan bakar pembangkit listrik untuk pengolahan feronikel di pabrik tersebut.

Direktur Utama ANTM Tedy Badrujaman mengatakan, penggunaan bahan bakar gas akan menurunkan biaya produksi feronikel ANTM. Penunjukan PGN LNG Indonesia dilakukan melalui proses lelang. “Melalui penggunaan gas, kami dapat menurunkan biaya produksi feronikel sehingga ANTM bisa menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dari lini usaha nikel," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (28/10).

Saat ini ANTM mengoperasikan 8X17 Mega Watt (MW) Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang berteknologi dual fired dan menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai sumber energi.

Nah, saat ini perusahaan pelat merah itu sedang melakukan retrofit peralatan yang diperlukan untuk menggunakan gas. Nantinya, dengan mengubah bahan bakar PLTD dari BBM ke gas, ANTM bisa mengurangi biaya produksi feronikel sekitar US$ 1 per pon.

ANTM juga sedang menuntaskan pembangunan PLTU batubara berkapasitas 2X30MW untuk menyuplai fasilitas pendukung pabrik feronikel di Pomalaa.

Pembangunan PLTU batubara tersebut merupakan bagian dari Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) yang akan meningkatkan kapasitas produksi feronikel ANTM dari 18.000-20.000 ton nikel dalam feronikel (TNi) menjadi 27.000-30.000 TNi per tahun. Penyelesaian pembangunan PLTU batubara tersebut ditargetkan di akhir tahun 2015 mendatang.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×