kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Antisipasi suku bunga, rupiah bergerak melemah


Jumat, 04 Februari 2011 / 10:33 WIB
Antisipasi suku bunga, rupiah bergerak melemah
ILUSTRASI. PERAWATAN JARINGAN LISTRIK PULAU TIMOR


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Rupiah bergerak melemah karena antisipasi pertemuan Bank Indonesia (BI) hari ini, yang dinilai akan mempertahankan bunga acuan di level rendah.

Mayoritas analis yang disurvei Bloomberg memprediksi BI akan menahan tingkat bunga acuan di 6,5%. Hanya sebagian kecil yang menilai BI akan menaikkan 0,25% untuk menekan laju inflasi yang mencapai 7,02% per Januari.

Rupiah di pasar spot diperdagangkan di level Rp 9.033 per dollar AS hingga pukul 10.25 WIB, atau melemah 0,21% dari posisi penutupan kemarin di Rp 9.014 per dollar AS.

Per 1 Januari, inflasi inti bergeser ke 4,18% dari 4,28% di bulan sebelumnya. Pada Desember lalu, Deputi Gubernur Hartadi Sarwono mengatakan BI tidak akan ragu menaikkan bunga acuan jika inflasi inti melebihi 5%.

Adapun, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan, bank sentral siap menaikkan suku bunga pada waktu yang tepat. Besaran kenaikan akan tergantung pada tingkat inflasi.

Analis PT Bank Commonwealth Mika Martumpal menyebut, investor masih menunggu pengumuman suku bunga dari bank sentral. "Masih belum jelas apakah akan ada kenaikan, tapi BI mengatakan kenaikan suku bunga sebagai cara terakhir melawan inflasi," ujar Mika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×