kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Antara PTBA, ANTM dan TINS, ini yang paling menjanjikan versi analis


Minggu, 24 Januari 2021 / 16:03 WIB
ILUSTRASI. Foto udara pabrik pengolahan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2020).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Sedangkan untuk ANTM sendiri memang banyak mengalami katalis positif, seperti proyek holding pabrik baterai yang telah diumumkan pemerintah.

“Namun, concern saya sekarang lebih ke arah harga emas yang menurut saya akan volatile di kisaran US$ 1.800 per ounce.  Kemudian juga harga ANTM sudah jauh di atas harga wajar,”ujar Maryoki saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (24/1).

Sebelumnya, Maryoki menilai , meski jumlah uang yang beredar akan meningkat akibat adanya stimulus jumbo dari Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, Maryoki melihat stimulus ini memiliki dampak yang tidak terlalu signifikan terhadap harga komoditas emas.

Baca Juga: Dorong pemanfaatan DME, pemerintah targetkan stop impor LPG di 2030

Hal ini mengingat pasar telah ‘priced in’ terhadap kondisi ini beberapa waktu yang lalu. Sehingga akan membuat harga emas tetap berada di kisaran US$ 1.800 per ounce.

Namun, jika pemulihan ekonomi di berbagai negara berjalan dengan lancer serta program vaksinasi yang juga berjalan dengan lancar, Maryoki menilai kinerja ketiga emiten ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Saat ini, harga saham ANTM sudah naik signfikan dan berada di atas harga wajar, sehingga Maryoki merekomendasikan sell saham ANTM dengan target harga Rp 1.480. Sementara  Maryoki menyematkan rekomendasi overweight saham PTBA dengan target harga Rp 3.030.

Selanjutnya: Saham TINS (TImah) naik 3,06% sehari, periksa PER dan PBV 21 Januari 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×