kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.882   24,00   0,13%
  • IDX 6.038   -79,17   -1,29%
  • KOMPAS100 790   -4,20   -0,53%
  • LQ45 596   -2,80   -0,47%
  • ISSI 210   -2,65   -1,25%
  • IDX30 337   -1,37   -0,41%
  • IDXHIDIV20 413   -2,62   -0,63%
  • IDX80 90   -0,41   -0,45%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,71%
  • IDXQ30 108   -0,31   -0,29%

Anggarkan Capex Rp 800 Miliar, Ini Strategi Solusi Tunas Pratama (SUPR) di 2022


Rabu, 02 Maret 2022 / 07:35 WIB


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) optimitis kinerja di tahun ini bakal lebih baik. Perusahaan pun menargetkan pendapatan bisa tumbuh 5%-6% di tahun 2022.

Dengan target itu, Solusi Tunas Pratama pun telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menggejar kinerja apik. Direktur Utama SUPR, Juliawati Gunawan Halim menjelaskan, pasca akuisisi oleh PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), SUPR masih tetap akan fokus pada bisnis utamanya.

“Tentunya tahun ini kami masih akan fokus pada bisnis core kami yakni sebagai penyewaan menara kepada para operator,” jelas dia dalam paparan Public Expose secara virtual, Selasa (2/3).

Adapun, saat ini SUPR juga tengah membidik peluang bisnis dari aksi merger antara PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) atau Tri Indonesia.

“Kami sedang memonitor dampak dari adanya merger antara dua perusahaan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga: Saham Publik Sisa 0,04%, Protelindo Pertimbangkan Status Perusahaan Terbuka SUPR

 

Adapun, Solusi Tunas Pratama juga menargetkan adanya penambahan menara di kisaran 400 menara serta pertumbuhan tenant di angka 600-700 tenancy di tahun 2022.

Untuk melancarkan rencana bisnis itu, Saolusi Tunas Pratama telah menyiapkan belanja modal atau capex sebesar Rp 700 miliar hingga Rp 800 miliar di tahun ini.

“Capex ini akan difokuskan untuk penambahan tower atau menara. Adapun sumber capex kami berasal dari internal cash flow dan bersumber dari perbankan. Sehingga modal ini sudah cukup untuk perusahaan,” jelasnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini, perseroan memiliki sebanyak 6.900 menara, dengan jumlah tenant mencapai 12.800 di akhir Desember 2021 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×