kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Analis sarankan beli saham properti buat long term


Jumat, 03 November 2017 / 22:24 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten-emiten properti telah menunjukkan kinerja yang cukup baik di kuartal ketiga tahun 2017 ini. Beberapa perusahaan properti besar seperti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatatkan perbaikan kinerja saat ini.

Meski demikian, saat ini saham sektor properti masih dinilai murah. Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri mencatat bahwa ada perbaikan di sektor properti dengan kinerja yang mencerminkan bahwa sektor ini sudah milai menggeliat. Saat ini, suku bunga juga relatif rendah sehingga katalis di bidang properti juga cukup besar.

"Dulu, masa mulai bangkitnya sektor properti di 2013, mungkin tahun depan juga akan pick up lagi," kata Hans kepada KONTAN, Jumat (3/11).

Hans melihat sudah ada peningkatan di saham-saham properti meskipun peningkatannya belum banyak karena investor masih khawatir dan geliatnya baru mulai jalan. Toh, penjualan semen juga belum terlalu bagus yang mengindikasikan pembangunan di sektor perumahan juga tak terlalu agresif.

Saham sektor properti diakui Hans masih lambat, namun akumulasi beli di saham-saham sektor properti sudah bisa dilakukan saat ini. Investasi long term dalam 3-5 tahun bisa dilakukan oleh investor di saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×