kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Analis rekomendasikan buy saham AKRA


Senin, 13 Juni 2016 / 17:23 WIB
Analis rekomendasikan buy saham AKRA


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pada akhir pekan lalu, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) berada ke level US$ 49,07 per barel untuk pengiriman Juli. Sedangkan harga minyak mentah Brent, bergerak ke level US$ 50,54 per barel untuk pengiriman Agustus.

Analis Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe bilang, tren pergerakan harga seperti ini sejatinya tidak menggerakkan performa distributor Bahan Bakar Minyak (BBM) PT AKR Corpindo Tbk (AKRA) secara signifikan. Sebab, fungsi utama AKRA adalah sebagai distributor, jadi hanya sekadar price taker, bukan price maker.

Apalagi, sebagian BBM yang didistribusikan AKRA merupakan BBM subsidi. "Jadi, dia (AKRA) nanti tidak bisa ambil untung banyak," ujar Kiswoyo kepada KONTAN, Senin (13/6).

Sejatinya AKRA juga memiliki penjualan BBM non-subsidi. Namun, penetrasinya masih terbatas, masih disekitaran Pulau Jawa khususnya Jalur Pantura. Jadi, kondisi ini juga tidak banyak menggerakkan margin bisnis AKRA.

Kiswoyo memprediksi, margin bersih AKRA tidak akan berbeda jauh dibanding tahun lalu, 5,2%. "Sekarang, prospek AKRA justru ditopang oleh lahan industrinya di Gresik," tambah Kiswoyo.

Kiswoyo merekomendasikan buy AKRA dengan target harga Rp 7.000 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×