kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.978   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.886   141,46   2,46%
  • KOMPAS100 767   22,82   3,07%
  • LQ45 582   16,21   2,87%
  • ISSI 204   4,66   2,34%
  • IDX30 329   8,57   2,67%
  • IDXHIDIV20 405   10,19   2,58%
  • IDX80 87   2,36   2,78%
  • IDXV30 110   2,44   2,28%
  • IDXQ30 106   2,85   2,77%

Analis Ramal IHSG Kembali Rebound Pada Selasa (27/12), Pantau Saham-Saham Ini


Selasa, 28 Desember 2021 / 06:35 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil parkir di zona hijau pada perdagangan Senin (27/12). IHSG ditutup menguat 0,19% di level 6.575,44.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christopher mengatakan, IHSG ditutup menguat terbatas di tengah kekhawatiran akan covid omicron di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

“Pergerakan IHSG minim sentimen di awal pekan menjelang libur pergantian tahun,” ungkapnya, Senin (27/12).

Secara teknikal, sambungnya, candlestick membentuk higher high dan higher low disertai indicator stochastic yang membentuk goldencross di area oversold mengindikasikan potensi akan mengalami penguatan dalam jangka pendek.

Baca Juga: IHSG Menguat, Asing Banyak Melego Saham-Saham Ini di Awal Pekan

Pergerakan diperkirakan masih akan cukup terbatas dikarenakan minimnya sentimen dalam negeri jelang akhir tahun 2021.

Dennies meramal IHSG akan bergerak menguat dengan resistance 2 di 6.601, resistance 1 berada di 6.588, sementara support 1 di 6.562, dan support 2 berada di 6.549 untuk perdagangan Selasa (28/12).

Sedangkan, Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan memperkirakan IHSG kembali bergerak sideway dalam rentang 6.550-6.580 dengan kecenderungan menguat di perdagangan Selasa (28/12).

Baca Juga: IHSG Ditutup di Zona HIjau, Saham-Saham Ini Banyak Diborong Asing

Proyeksi tersebut didasari pertimbangan Stochastic RSI yang tengah uji pivot 50% dan MACD histogram yang cenderung flat.

Pergerakan IHSG juga dipengaruhi oleh data-data ekonomi terbaru yang relatif beragam. Misalnya saja dari Japan retail sales tumbuh 1.9% yoy di November 2021, lebih tinggi dari perkiraan 1.7% yoy dan realisasi Oktober 2021 0.9% yoy.

Akan tetapi, pertumbuhan China Industrial Profit melandai menjadi 38% yoy di November 2021 dari 42.2% yoy di Oktober 2021.

“Dari dalam negeri, pelaku pasar nampaknya cenderung bersikap hati-hati merespons perkembangan Covid-19, terutama terkait omicron variant di Indonesia,” tambah Valdy.

 

Baca Juga: IHSG Menguat 0,19% ke 6.575 Hingga Tutup Pasar Senin (27/12)

Menurutnya, saham-saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan Selasa (28/12), meliputi ASII, PGAS, BBNI, KLBF, PWON dan PTPP yang berpotensi melanjutkan rebound.

Ia juga menyarankan pelaku pasar untuk mencermati peluang buy on support pada BMRI dan potensi bullish reversal continuation pada MARI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×