kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Analis: Prospek bisnis beras AISA cukup positif


Rabu, 04 Maret 2015 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Film His Only Son dan beberapa rekomendasi film Kristen lainnya yang cocok ditonton umat Kristiani.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) akan menggenjot bisnis beras. AISA menargetkan penambahan total kapasitas pabrik beras sejumlah 2 juta ton per tahun. Sehingga, pangsa pasar bisnis berasnya dapat meningkat dari 1% menjadi 5% di tahun 2020.

Analis Sinarmas Sekuritas Wilbert Ham menilai, ekspansi AISA meningkatkan kapasitas pabriknya ini terbilang positif. Apalagi melihat tingkat konsumsi beras di Indonesia yang masih tinggi. Porsi beras impor pun tampaknya masih cukup besar. Sehingga jika pemerintah ingin menggenjot swasembada pangan, maka industri ini masih prospektif.

Lebih lanjut, Wilbert menyebut bahwa konsumer merupakan sektor yang diunggulkan di 2015. Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan inflasi yang stabil dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan daya beli masyarakat yang lebih tinggi sektor konsumer lun bisa terus bertumbuh. "Kisaran pertumbuhan AISA akan cukup bagus, paling tidak sesuai dengan industri," ucap Wilbert, Rabu, (4/3).

Tahun ini, AISA menargetkan raihan pendapatan sebesar Rp 7,3 triliun. Angka tersebut meningkat 44,26% dari Rp 5,06 triliun di tahun 2014. Saham AISA tutup di harga Rp 2.245, stagnan dibanding hari sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×