kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Analis: Potensi pasar semen di Papua besar


Kamis, 09 Oktober 2014 / 19:40 WIB
ILUSTRASI. Inilah 4 Cara Cek Nomor Indosat IM3 melalui Kode UMB hingga Aplikasi.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) berencana membangun pabrik berkapasitas 1 juta ton per tahun di Papua. Untuk itu, SMGR akan mengakuisisi lahan seluas 500 hektare.

Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya melihat adanya potensi pasar yang besar di Papua. Apalagi, lahan di sana terbilang banyak. Sehingga potensi pembangunan di Papua masih tinggi.

"Kalau melihat itu, kemungkinan besar prospek bisnis SMGR akan bagus dalam jangka panjang," ucapnya.

Kemudian, William menyebut bahwa pabrik di Papua bisa menjadi pusat distribusi di kawasan Indonesia timur. Dengan dekatnya jarak distribusi, ongkos yang perlu SMGR tanggung pun meringan.

Ke depannya, ia menilai, industri semen masih akan dibebani oleh kebijakan pemerintah terkait Loan to Value (LTV) dan pengetatan likuiditas perbankan. Meski begitu, pengembangan sektor infrastruktur masih akan cukup oke mendongkrak penjualan semen.

William merekomendasikan beli SMGR dengan target harga Rp 17.800.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×