kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.887.000   7.000   0,24%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Aksi Buyback Ramai pada Januari 2026, Cermati Saham Rekomendasi Analis


Minggu, 25 Januari 2026 / 14:38 WIB
Aksi Buyback Ramai pada Januari 2026, Cermati Saham Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki awal 2026, aksi berupa pembelian kembali (buyback) saham gencar dilakukan beberapa emiten. Buyback saham diharapkan akan menjadi katalis positif bagi pergerakan harga saham emiten yang bersangkutan.

Sebagaimana diketahui, pekan lalu dua emiten Grup Astra, yakni PT Astra International Tbk (ASII) dan PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan rencana pelaksanaan buyback saham masing-masing senilai Rp 2 triliun.

Alokasi dana buyback saham tersebut berasal dari kas internal perusahaan.

Periode buyback saham ASII dimulai dari 19 Januari sampai 25 Februari 2025, sedangkan UNTR melaksanakan buyback dari 22 Januari sampai 15 April 2026.

Baca Juga: IHSG Terkoreksi Setelah Cetak Rekor, Cermati Saham Rekomendasi Analis

Jumlah saham yang akan dibeli kembali oleh ASII dan UNTR tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor oleh perusahaan.

Selain dua emiten tadi, ada PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang bakal menggelar buyback saham senilai Rp 150 miliar. Aksi korporasi ini berlangsung dari 23 Januari sampai 23 April 2026.

 

Beberapa emiten lainnya juga mengumumkan rencana buyback saham pada Januari 2026. Misalnya, ada PT Harum Energy Tbk (HRUM) yang melaksanakan buyback saham senilai Rp 335 miliar dari 5 Januari sampai 17 Maret 2026 dan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) yang buyback saham senilai Rp 90,15 miliar dari 26 Januari sampai 26 April 2026.

Ada pula PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) yang pernah mengumumkan perpanjangan periode buyback saham dari 14 Januari sampai 13 April 2026, di mana emiten ini menyiapkan dana Rp 50 miliar.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati Saham Rekomendasi Analis, Rabu (7/1)

Analis BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand mengatakan, rencana buyback yang diungkapkan oleh sejumlah emiten akhir-akhir ini menunjukkan bahwa manajemen emiten bersangkutan bahwa harga sahamnya berada di bawah nilai wajar di tengah volatilitas pasar dan hendak memperkuat kepercayaan investor.

Khusus UNTR, aksi buyback kemungkinan juga dipicu koreksi tajam harga sahamnya sekitar 12%—15% akibat sentimen negatif terkait isu izin operasi anak usahanya yaitu PT Agincourt Resources.

Alhasil, buyback saham diarahkan untuk menahan tekanan harga sekaligus menegaskan bahwa valuasi UNTR saat ini dinilai menarik secara fundamental.

“Di kondisi pasar yang rapuh, buyback relatif menarik karena berpotensi menopang harga saham, meningkatkan earning per share (EPS), dan memperbaiki sentimen meski dampaknya tidak selalu instan,” ungkap dia, Jumat (23/1).

Pengamat Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menyampaikan, buyback saham umumnya dilakukan ketika manajemen emiten menilai harga saham sudah terlalu murah (undervalued), sehingga pembelian kembali saham menjadi bentuk alokasi dana yang lebih efisien dibandingkan ekspansi agresif atau penempatan kas lainnya.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×