kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

AEI: Investor lokal harus ditambah untuk menaikkan daya serap pasar


Selasa, 24 Juli 2018 / 15:10 WIB
ILUSTRASI. Abang None Jakarta Kunjungi BEI


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proses pencatatan saham lewat Initial Public Offering (IPO) terus coba ditingkatkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga saat ini, BEI mencatat sudah ada sekitar 31 perusahaan yang mencatatkan diri di bursa saham sepanjang tahun 2018 ini.

Meski makin banyak perusahaan yang menawarkan saham di bursa, Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) menyebutkan, belum banyaknya calon emiten dengan potensi kapitalisasi pasar besar yang mencatatkan diri di bursa. Salah satu faktornya karena keterbatasan investor lokal di bursa saham.

"Dari segi kemudahan IPO kan sudah ada, hanya investor lokal kita kurang besar," kata Isaka Yoga, Sekretaris Jenderal Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Selasa (24/7).

Isaka melihat, dengan minimnya investor lokal di bursa saham membuat serapan IPO menjadi kecil pula. Ia mencontohkan, andai PT Freeport Indonesia berencana IPO 5% saham saja, daya serap pasar saat ini belum akan mampu menampungnya.

Oleh karena itu, Isaka menilai, penambahan investor lokal menjadi sangat penting demi menambah daya serap. Beberapa langkah edukasi seperti kegiatan Yuk Nabung Saham musti terus digenjot sampai ke daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×