kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

ADRO, BBNI, dan UNTR menjadi bluechips yang paling banyak dilepas di sesi I


Senin, 19 Desember 2011 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah memiliki wacana untuk memberikan sertifikat kesehatan digital bagi masyarakat yang menerima vaksin Covid-19. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 8,55 poin menjadi 3.759,80. Aksi jual sejumlah saham bluechips menjadi salah satu pemicu utamanya.

Tiga bluechips yang paling banyak dilepas pada transaksi di sesi pertama ini adalah:

- PT Adaro Energy (ADRO)

Saham ADRO tercatat turun 2,72% menjadi Rp 1.790 di sesi I. Sejumlah broker yang banyak menjual saham ini adalah Citigroup Securities senilai Rp 9,93 miliar, CLSA Indonesia senilai Rp 9,55 miliar, dan Bahana Securities senilai Rp 2,50 miliar.

- PT Bank Negara Indonesia (BBNI)

Saham BBNI tercatat turun 1,92% menjadi Rp 3.825 di sesi I. Sejumlah broker yang banyak menjual saham ini adalah Mandiri Sekuritas senilai Rp 35,04 miliar, Kim Eng Securities senilai Rp 6,24 miliar, dan Macquarie Capital senilai Rp 4,04 miliar.

- PT United Tranctors (UNTR)

Saham UNTR tercatat turun 1,38% menjadi Rp 24.950 di sesi I. Sejumlah broker yang banyak menjual saham ini adalah Deutsche Securities senilai Rp 8,95 miliar, Bahana Securities senilai Rp 4,21 miliar, dan UBS Securities senilai Rp 3,75 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×