kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Adaro yakin capai target produksi batubara 54 juta ton tahun ini


Selasa, 24 Juli 2018 / 18:04 WIB
Adaro yakin capai target produksi batubara 54 juta ton tahun ini
ILUSTRASI. Tambang Batubara PT Adaro Indonesia Tbk


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatatkan produksi batubara yang cukup baik di kuartal kedua ini dibandingkan dengan kuartal I-2018 yang lalu. Meski belum menyebut berapa jumlah produksi di sepanjang kuartal II-2018, Garibaldi Thohir, Direktur Utama ADRO menyebut bahwa hasil tersebut karena cuaca di kuartal II yang lebih mendukung.

"Produksi sudah mulai pulih karena cuaca di kuartal II-2018 lebih bagus, sehingga kami bisa meyakini bisa catch up target tahun ini," kata pria yang lebih dikenal dengan nama Boy Thohir ini, Selasa (24/7).

Hingga akhir tahun yang akan datang ADRO menargetkan produksi batubara mencapai 52 juta ton hingga 54 juta ton. Dengan hasil yang ada di kuartal kedua ini, Garibaldi meyakini bahwa produksi batubara ADRO akan baik tahun ini.

Dalam pemberitaan KONTAN sebelumnya, dinyatakan bahwa pada kuartal I-2018, Adaro Energy memproduksi sebanyak 10,95 juta ton batubara. Jumlah ini turun dari produksi batubara pada kuartal IV-2017 sebesar 12,43 juta ton. Kondisi disebabkan karena kondisi cuaca yang buruk.

Meski sempat mencatatkan penguatan, harga saham ADRO dalam perdagangan hari ini ditutup tanpa perubahan dari penutupan kemarin yakni di angka Rp 1.800 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×