kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45800,47   -11,12   -1.37%
  • EMAS1.065.000 1,04%
  • RD.SAHAM 0.85%
  • RD.CAMPURAN 0.40%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Ada harapan pemulihan ekonomi, dana asing masuk Rp 201 miliar ke pasar saham domestik


Senin, 13 Juli 2020 / 18:00 WIB
Ada harapan pemulihan ekonomi, dana asing masuk Rp 201 miliar ke pasar saham domestik
ILUSTRASI. Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Investor asing di seluruh pasar mencatat net buy Rp 375,75 miliar dalam sepekan dari Selasa (7/7) hingga Senin (13/7).

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada perdagangan hari ini, Senin (13/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,66% ke level 5.064,447. Dalam sepekan, IHSG berada dalam zona hijau dengan penguatan 1,51%.

Dalam sepekan pula, investor asing mulai mencatatkan net buy atawa pembelian bersih di pasar saham domestik. Melansir RTI, dalam sepekan dana asing yang masuk di pasar regular mencapai Rp 201,93 miliar, Jika diakumulasikan, dana asing di seluruh pasar (all market) mencatat net buy Rp 375,75 miliar dalam sepekan dari Selasa (7/7) hingga Senin (13/7).

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani memperkirakan, mulai masuknya dana asing ke pasar saham domestik salah satunya dipengaruhi oleh adanya potensi perbaikan (recovery) perekonomian Indonesia di kuartal ketiga 2020. “Saya rasa, ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap recovery ekonomi di Indonesia, khususnya di kuartal ketiga,” ujar Hendriko kepada Kontan.co.id, Senin (13/7).

Baca Juga: Ramai pembagian dividen pekan ini, hati-hati terkena jebakan dividen

Pemulihan ini tidak terlepas dari penerapan new normal dan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di berbagai wilayah. Aktivitas perekonomian pun kembali bergeliat.

Senada, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai masuknya dana asing ke pasar tanah air juga disebabkan adanya ekspektasi pemulihan kondisi secara umum, termasuk pemulihan ekonomi. Hal ini didorong dengan kondisi pasar baik global maupun IHSG yang tergolong baik. “Hal ini terlihat dari pergerakan IHSG selama sepekan yang naik 1,51%,” ujar Herditya kepada Kontan.co.id, Senin (13/7).

Ke depan, Herditya memperkirakan aksi beli bersih ini masih akan bergantung pada kondisi perekonomian. Terlebih pada besok (15/7) akan ada rilis data neraca perdagangan (trade balance) dan pada 16 Juli 2020 mendatang diperkirakan ada rilis suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Baca Juga: IHSG terangkat harapan pemulihan ekonomi

MNC Sekuritas memperkirakan, Bank Indonesia masih memiliki ruang untuk melakukan penurunan BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI 7DRRR). Sehingga, masih ada potensi bagi BI untuk melakukan penurunan suku bunga sebesar 25 basis points (bps) hingga akhir tahun untuk mengatasi dampak pandemi Corona (Covid-19) yang berkelanjutan.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×