kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

2018, Hartadinata bakal lebih bersinar


Rabu, 25 Oktober 2017 / 17:04 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - SURABAYA. PT Hartadinata Abadi Tbk menargetkan kinerja tahun 2018 yang jauh lebih moncer dari tahun ini. Alasannya, dana hasil melantai di bursa atau initial public offering (ipo) pada Juni 2017 mulai berasa manfaatnya bagi kinerja satu-satunya emiten produsen dan penyedia perhiasan emas  ini pada tahun depan.

Direktur Utama PT Hartadinata Abadi, Sandra Sunanto, menargetkan penjualan perhiasan tahun 2018 tumbuh 25% dari tahun 2017. Hingga kuartal III 2017, pendapatan emiten berkode saham HRTA ini sebesar Rp 1,86 triliun, tumbuh 13,1% dibanding periode yang sama tahun lalu. 
"Target tahun depan memang lebih besar dari tahun ini, karena kami sudah bisa memanfaatkan dana IPO guna meningkatkan utilisasi produksi," jelas Sandra saat konferensi pers menjelang Jewerly Fair Surabaya, Rabu (25/10).

Mengingatkan saja, IPO HRTA mengantongi dana Rp 330 miliar. Separuh dana terpakai untuk membayar pinjaman modal kerja. Lalu, 42% untuk pembelian bahan baku, 6% untuk pembelian mesin, dan 2% untuk pembentukan dan penerapan aplikasi sistem ecommerce.

Nah, pembelian bahan baku sudah dilakukan tahun ini. Sedangkan untuk mesin baru dijadwalkan tiba pada November. Mesin baru akan menambah kemampuan produksi perhiasan HRTA yang saat ini mencapai 3.000 kilogram per bulan.

"Bahan baku sudah ada, mesin bertambah, utilisasi produksi akan naik menjadi 38%, dari saat ini sekitar 34%," terang Ong Deny, Direktur PT Hartadinata Abadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×