kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

2 emiten konstruksi BUMN raih kontrak baru Rp9,4 T


Kamis, 07 April 2016 / 21:24 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Sepanjang kuartal I 2016, dua emiten konstruksi pelat merah yakni PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) telah mengantongi kontrak baru kontrak baru sebesar Rp 9,49 triliun atau sekitar 11,4% dari total target yang dipatok keduanya.

PTPP berhasil mengantongi kontrak baru Rp 4,17 triliun sepanjang kuartal I 2016 atau setara dengan 13,4% dari target kontrak anyar yang dipatok perseroan tahun ini yakni Rp 31 triliun.

Perolehan kontrak anyar selam tiga bulan pertama ini telah melewati target yang dipatok perseroan. "Pertelah telah melampaui target awal yang ditetapkan perseroan yakni Rp 2,6 triliun," ungkap Bambang Triwibowo, Direktur Utama PTPP, Kamis (8/4).

PTPP berhasil melewati target tersebut setelah mengantongi kontrak anyar dari proyek Gedung BNI 46 Jakarta senilai Rp 790,5 miliar. Proyek tersebut akan digarap selama 600 hari kalender kerja dan Groundbreaking-nya dilaksanakan pada 11 April 2016. Dengan kontrak carry over tahun sebelumnya sebesar Rp 39 triliun maka total kontrak yang digarap perseroan hingga akhir kuartal I mencapai 43,17 triliun.

Sementara WIKA berhasil mengantongi kontrak anyar sepanjang kuartal I senilai Rp 5,32 triliun atau 10,2% dari target yang ditetapkan tahun ini yakni Rp 52,2 triliun. Pencapaian ini juga tercatat tumbuh 29,7% dibandingkan kuartal I tahun lalu yang hanya tercatat sebesar 4,1 triliun

Suradi Wongso, Sekretaris Perusahaan WIKA mengatakan sebagian besar proyek tersebut masih diperoleh dari proyek pemerintah yakni 43,5%. Lalu diikuti dengan proyek swasta dengan kontribusi 39,7% dan proyek swasta menyumbang porsi 17,8%.




TERBARU

[X]
×