kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

116 saham mampu menyokong penguatan indeks di sesi I


Selasa, 01 Februari 2011 / 12:28 WIB


Reporter: Dian Pitaloka Saraswati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau. Pada pukul 12.00, indeks ditutup dengan lonjakan 0,85% menjadi 3.438,142.

Sekitar 116 saham ditransaksikan naik, 48 saham turun, dan 72 saham lainnya tidak berubah. Mayoritas sektor ditransaksikan naik dengan lonjakan tertinggi dipimpin oleh sektor pertambangan sebesar 2,32%.

Kendati begitu, ada sejumlah sektor yang melorot. Sebut saja sektor konstruksi sebesar 0,47%, sektor infrastruktur sebesar 0,32%, dan sektor perdagangan sebesar 0,09%.

Posisi top gainers dihuni oleh PT Lippo Securities (LPPS) dengan lonjakan 20,19%, PT Asuransi Dayin Mitra (ASDM) naik 19,35% menjadi Rp 740, PT Intanwijaya Internasional (INCI) naik 13,43% menjadi Rp 380, dan PT Apac Citra (MYTX) menguat 13,33% ke Rp 68. Anggota MSCI Indeks yang menguat adalah Charoen Pokhpand (CPIN) yang naik 6,04% ke Rp 1.580 dan Adaro (ADRO) yang beranjak naik 4,44% ke Rp 2.350.

Posisi top losers dipimpin oleh anggota sektor retail, yakni Ace Hardware (ACES) dengan koreksi sebesar 9,43% ke Rp 2.400, PT Millenium Pharmacon (SDPC) melemah 4,62% ke Rp 62, dan Pelayaran Tempuran Mas (TMAS) anjlok 4,37% ke Rp 175. Anggota MSCI indeks yang melemah adalah HM Sampoerna (HMSP) yang turun 1,96% ke Rp 25.000 sementara Bank Negara Indonesia (BBNI) tergerus 0,78% ke Rp 3200. Telkom juga turun 0,66% ke Rp 7.500.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×