kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   0,00   0,00%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Yen catat periode pelemahan terlama: 11 pekan


Jumat, 25 Januari 2013 / 06:57 WIB
Promo JSM Hypermart 24-27 September 2021, diskon dan potongan harga di akhir pekan.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Pelemahan yen mencatat pelemahan rekor terlama, yakni selama 11 pekan berturut-turut. Ini merupakan periode pelemahan terlama untuk yen sejak 1971 silam.

Pada pukul 08.25 waktu Tokyo, yen melemah 0,1% menjadi 90,40 per dollar AS. Sementara, yen juga melemah 0,1% menjadi 120,92 per euro dari level sehari sebelumnya. Sedangkan nilai tukar euro diperdagangkan di posisi US$ 1,3376 dari posisi US$ 1,3377.  

Pelemahan yen terjadi sebelum data mengenai indeks harga konsumen Jepang dirilis. Analis memprediksi, indeks harga konsumen Jepang akan menunjukkan penurunan seiring dengan pelonggaran kebijakan moneter dari bank sentral.

Berdasarkan estimasi analis yang disurvei Bloomberg, indeks harga konsumen di luar harga makanan kemungkinan turun 0,2% pada Desember dibanding tahun sebelumnya.

"Data inflasi pada hari ini semakin menegaskan deflasi yang terjadi di Jepang. Hal ini akan menyebabkan Bank of Japan akan melakukan sejumlah strategi untuk mencapai target inflasi sebesar 2%. Kondisi itu akan semakin memperlemah posisi yen," jelas Peter Dragicevich, currency economist Commonwealth Bank of Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×