kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Pekan depan IHSG masih rawan terpeleset


Minggu, 01 Oktober 2017 / 18:31 WIB


Reporter: Chindy Puri | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu ditutup menguat 1,02% ke level 5.900,85. Volume transaksi mencapai 7,21 miliar dengan nilai Rp 8,06 triliun. Sektor pertambangan menjadi pendongkrak IHSG di perdagangan akhir pekan.

Adapun saham penggerak IHSG diantaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melonjak 7,88%, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) melambung 4,50%, PT indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat 4,11%, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) tumbuh 3,40%.

Pertumbuhan ini merupakan refleksi dari penolakan Menteri ESDM Ignasius Jonan terhadap usulan PLN untuk harga khusus batu bara atau Domestic Market Obligation (DMO).

Analis Paramitra Alfa Sekuritas Kevin Juido menganggap penolakan Jonan merupakan katalis positif untuk mengerek IHSG pada perdagangan Jum’at (29/9). Menurutnya, sentimen mengenai harga batu bara berpotensi bagus.

“Walaupun empat hari belakangan ini turun karena ada potensi profit taking,” imbuh Kevin.

Kevin memprediksikan pergerakan IHSG besok kembali terkoreksi di level support 5.870 dan level resistance 5.915. Data inflasi yang akan dirilis Senin (2/10) sedang dinanti pelaku pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×