kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pekan depan IHSG masih rawan terpeleset


Minggu, 01 Oktober 2017 / 18:31 WIB


Reporter: Chindy Puri | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu ditutup menguat 1,02% ke level 5.900,85. Volume transaksi mencapai 7,21 miliar dengan nilai Rp 8,06 triliun. Sektor pertambangan menjadi pendongkrak IHSG di perdagangan akhir pekan.

Adapun saham penggerak IHSG diantaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melonjak 7,88%, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) melambung 4,50%, PT indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat 4,11%, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) tumbuh 3,40%.

Pertumbuhan ini merupakan refleksi dari penolakan Menteri ESDM Ignasius Jonan terhadap usulan PLN untuk harga khusus batu bara atau Domestic Market Obligation (DMO).

Analis Paramitra Alfa Sekuritas Kevin Juido menganggap penolakan Jonan merupakan katalis positif untuk mengerek IHSG pada perdagangan Jum’at (29/9). Menurutnya, sentimen mengenai harga batu bara berpotensi bagus.

“Walaupun empat hari belakangan ini turun karena ada potensi profit taking,” imbuh Kevin.

Kevin memprediksikan pergerakan IHSG besok kembali terkoreksi di level support 5.870 dan level resistance 5.915. Data inflasi yang akan dirilis Senin (2/10) sedang dinanti pelaku pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×