kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Sudah murah, investor mulai koleksi CPO


Kamis, 17 Mei 2012 / 12:03 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memotong daging sapi kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) PD Dharma Jaya, Cakung, Jakarta, Jumat (31/7/2020). FOTO/Aprillio Akbar/pras.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

KUALA LUMPUR. Harga minyak sawit alias crude palm oil (CPO) yang sudah murah, memicu investor mulai kembali mengoleksinya. Alhasil, CPO pun berhasil rebound pada siang ini.

Kontrak CPO untuk pengiriman Agustus di Malaysia Derivatives Exchange sempat melesat 2% ke posisi RM 3.146 atau setara US$ 1.012 per metrik ton. Kontrak yang sama kemudian bergulir ke level RM 3.133 pada pukul 12.16 di Kuala Lumpur.

Belakangan ini, harga minyak sawit memang sudah melandai. Bahkan, kemarin, harganya anjlok hingga 4,1%, akibat kekhawatiran memburuknya krisis utang Eropa. Ini merupakan penurunan tertajam sejak 23 Februari 2011.

"Saat ini, minyak sawit mengikuti pemulihan di pasar komoditas. Sebelumnya, pasar terus tertekan oleh isu Eropa," kata Donny Khor, senior vice president for futures and options di OSK Holdings Bhd, di Kuala Lumpur.

Sebagai catatan, Intertek menyebut, dalam 15 hari pertama di bulan Mei, ekspor minyak sawit Malaysia sudah naik 0,7% menjadi 599.044 ton dibanding periode yang sama bulan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×