kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.817   -59,00   -0,33%
  • IDX 6.311   34,13   0,54%
  • KOMPAS100 825   3,97   0,48%
  • LQ45 628   2,76   0,44%
  • ISSI 218   1,30   0,60%
  • IDX30 348   0,78   0,22%
  • IDXHIDIV20 432   -1,05   -0,24%
  • IDX80 94   0,41   0,44%
  • IDXV30 119   0,00   0,00%
  • IDXQ30 112   -0,11   -0,10%

Mayoritas mata uang Asia terapresiasi atas dolar


Kamis, 26 Januari 2012 / 10:24 WIB
ILUSTRASI. Seorang karyawan menunjukkan kepingan emas di kantor Pegadaian Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/10/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/hp.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Mata uang Asia mencatatkan penguatan awal tahun terbaik sejak 2006. Hal itu terlihat dari pergerakan Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Index yang naik sehingga memberikan kontribusi sebesar 1,6% sepanjang bulan Januari.

Sementara itu, pada pukul 09.00 waktu Kuala Lumpur, ringgit terapresiasi 1,3% menjadi 3,0435 per dolar AS. Adapun won Korea Selatan menguat 0,4% menjadi 1.121,32 dan baht Thailand perkasa 0,7% menjadi 31,38.

Di negara lain, peso Filipina menguat 0,5% menjadi 42,195 per dolar dan rupiah Indonesia menguat 0,7% menjadi 8.975 per dolar. Sedangkan pasar finansial di China dan Taiwan masih ditutup karena libur nasional.

Apreasiasi mata uang Asia terjadi setelah the Federal Reserve memberikan sinyal untuk mempertahankan suku bunga rendah mendekati nol hingga 2014 mendatang. Hal itu yang kemudian mendongkrak permintaan aset-aset yang memiliki yield tinggi di kawasan regional.

"Pelemahan dolar menyebabkan penguatan mata uang Asia, termasuk won. Pertumbuhan ekonomi yang melambat tidak cukup kuat mengguncang kepercayaan investor," jelas Kim Sung Soon, chief currency dealer Bank of Korea.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×