kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Market menunggu efek BI rate


Senin, 18 Januari 2016 / 06:56 WIB


Reporter: Rinaldi Mohamad Azka | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,24% ke 4.523,98 pada Jumat (15/1). Penguatan ini ditopang volume perdagangan 4,17 miliar saham, lebih tinggi ketimbang volume harian rata-rata 3,92 miliar saham.

Hari ini IHSG diprediksi cenderung turun, seiring dengan masih bercokolnya kekhawatiran akan berlanjutnya penurunan bursa Asia di pasar. "Masih ada kekhawatiran terhadap melemahnya pertumbuhan ekonomi China," ujar Fadli, Analis Net Sekuritas.

Muncul kekhawatiran juga, jika indeks Dow Jones melemah, IHSG ikut loyo. Akhir pekan lalu, Dow Jones Industrial Average merosot 2,39%.

Kabar baiknya, Fadli menegaskan, BI yakin dapat menjaga inflasi setelah penurunan BI rate. Ini dapat menjadi sentimen positif bagi IHSG.

Kiswoyo Adi Joe, Analis Investa Saran Mandiri, mengungkapkan, indeks seharusnya menguat dan sentimen asing mereda. "Harapannya, bursa regional membaik," katanya.

Ditambah lagi, sentimen positif efek BI rate masih mungkin berperan menaikkan indeks. Ia memprediksi, indeks akan menguat di 4.500-4.650. Sedangkan Fadli memperkirakan, indeks cenderung turun dengan support di 4.480 dan resistance di 4.570.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×