kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Harga minyak naik dipicu oleh dua faktor ini


Jumat, 06 Desember 2013 / 08:49 WIB
ILUSTRASI. Proyek Bukit Tua Phase-2B 


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak West Texas Intermediate (WTI) pagi ini (6/12) menuju kenaikan mingguan terbesar dalam lima bulan terakhir. Data Bloomberg, pada pukul 11.44 waktu Sydney, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Januari berada di level US$ 97,43 per barel di New York Mercantile Exchange atau naik 5 sen.

Kemarin, kontrak yang sama diperdagangkan naik 18 sen menjadi US$ 97,38 per barel dan merupakan level penutupan tertinggi sejak 29 Oktober lalu.

Kenaikan harga minyak terpacu oleh data ekonomi AS yang kian membaik. Seperti yang diketahui, AS berhasil mencatatkan pertumbuhan tercepat sejak awal 2012 pada kuartal III lalu sebesar 3,6%. Pulihnya ekonomi AS menandakan tingkat permintaan minyak akan menanjak.

Selain itu, faktor lainnya adalah cadangan minyak AS yang merosot untuk kali pertama dalam 11 pekan terakhir pada periode yang berakhir 29 November.

"Fokus utama bagi para trader minyak saat ini adalah pergerakan dollar AS dan data tenaga kerja AS," jelas Ric Spooner, chief analyst CMC Markets CMC Markets di Sydney.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Januari turun 90 sen atau 0,8% menjadi US$ 110,98 per barel di ICE Futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×